Mengantuk
itu normalnya muncul di malam hari ketika tubuh butuh tidur. Tetapi
pada beberapa orang, rasa kantuk yang terkadang muncul tak tergantung
pada waktu. Jadi, apa yang menyebabkan tubuh dengan mudah merasakan
kantuk ?
Rasa mengantuk
dapat menggangu pekerjaan, dan dapat berbahaya jika seseorang
berkendara dan dapat mengurangi kualitas hidup dan produktivitas. Llebih
jauh, kantuk juga merupakan gejala adanya masalah kesehatan.
Seperti dikutip dari lifemojo inilah yang menyebabkan tubuh mudah merasakan kantuk :
1. Kurang tidur
Secara
umum, seseorang membutuhkan tidur delapan jam sehari, Jika kurang dari
itu, dapat menyebabkan gangguan konsentrasi dan kesehatan, sehingga
orang mudah merasakan kantuk. Karena alasan itu, pastikanlah tubuh
memperoleh istirahat yang cukup.
2. Memiliki masalah tidur
Gangguan
tidur seperti nafas yang tiba - tiba terhenti,mendengkur atau sering
bangun dapat membuat kualitas tidur berkurang dan tubuh akan merasakan
kantuk keesokan harinya,meskipun seseorang telah tidur delapan jam di
malam hari.
3. Anemia
Kekurangan
sel darah merah akan membuar orang merasa lelah dan mengantuk, terutama
pada wanita selama masa menstruasi. Guna menanggulanginya konsumsilah
banyak makanan yang mengandung zat besi seperti sayuran berdaun hijau,
ati dan sereal.
4. Gangguan saluran kemih
Gangguan
seperti infeksi dapat menyebabkan luka dan terbakar yang sering terjadi
pada malam hari sehingga hal itu menganggu tidur.
5.Diabetes
Fluktuasi
kadar gula darah dapat menyebabkan tubuh kehilangan energi yang
menyebabkan keletihan dan kantuk tanpa sebab yang diketahui. Dan Juga
satu gejala klasik diabetes adalah terlalu banyak kencing yang menggangu
tidur.
6. Peralihan Kerja
Memiliki
pekerjaan dengan shift malam dapat mengganggu pola tidur normal dan
waktu biologis tubuh, hal itu membuat orang merasa mengantuk selama
seharian.
Jaga Lisan, Karena Bayi Bisa Mendengar dalam Kandungan
KSI --Berhati-hatilah
saat berbicara di belakang bayi Anda yang belum lahir, dia mungkin saja
mengingat apa saja yang Anda dibicarakan.
Berdasarkan
penelitian oleh peneliti dari University of Helsinki di Finlandia,
janin bisa mempelajari lagu tidur saat masih dalam kandungan, beberapa
bulan sebelum ia lahir.
Hasil menakjubkan juga diperlihatkan yakni adanya peningkatan pada kemampuan bicara serta berkomunikasi.
Penelitian yang dipublikasikan di jurnal PLos ONE tersebut mencari apakah bayi mulai bisa mempelajari beberapa kemampuan kata saat masih dalam kandungan.
Penelitian
sebelumnya menunjukkan bahwa bayi bisa menguasai beberapa kata yang
terdengar saat dalam kandungan, penelitian kini dilakukan lebih
mendalam, yakni dengan stimulasi kata yang lebih rumit.
Menurut
Eino Partanen, kandidat doktor serta penulis pertama penelitian,
menyebutkan bahwa penelitian baru ini membuktikan pembelajaran bisa
dilakukan lebih awal dari yang diperkirakan.
"Meskipun
penelitian sebelumnya mengindikasikan bahwa fetus bisa mempelajari
beberapa rincian sederhana dari sebuah pembicaraan, kami belum tahu
berapa lama mereka bisa mendapat informasi," kata Eino seperti dikutip
laman Medical Daily.
"Hasil
menunjukkan bahwa bayi mampu mempelajari sesuatu sejak dini dan efek
dari pembelajaran tersebut terus ada untuk jangka waktu yang lama,"
katanya.
Untuk
melihat ketajaman akal bayi, peneliti mengikutsertakan 24 wanita hamil
trisemester terakhir dalam penelitian. Setengah dari ibu tersebut
diminta untuk memainkan lagu "Twinkle Twinkle Little Star" selama lima
hari dalam seminggu dalam sisa masa kehamilannya.
Saat partisipan muda tersebut lahir, peneliti menggunakan teknologi EEG (electroencephalography) untuk mengukur respon mereka terhadap lagu-lagu tersebut.
Peneliti menemukan bahwa bayi yang mendengarkan lagu "Twinkle-Twinkle Little Star"
saat masih dalam kandungan menunjukkan respon yang lebih jelas ketika
lagu kembali dimainkan bahkan hingga empat bulan berikutnya.
Lebih spesifik, subjek penelitian menunjukkan respon yang kuat pada event-related potentials (ERPs)- bagian otak yang merespon pada stimulus.
"Ini
penelitian pertama yang meneliti berapa lama memori saat masih janin
bertahan dalam otak," kata Minna Houtilainen, peneliti utama.
"Hasilnya
sangat penting, penelitian yang mempelajari soal respon ini membuat
kita fokus terhadap dasar dari ingatan saat janin. Mekanisme awal
ingatan kini masih belum diketahui," katanya.* (hidayatullah)
Rasulullah SAW mengajak umatnya untuk bangun sebelum Subuh untuk melaksanakan sholat sunah dan sholat Subuh secara berjamaah.
Hal
ini memberi hikmah yang mendalam antaranya mendapat limpahan pahala,
kesegaran udara subuh yang baik serta memperkuat pikiran.
2. Sering menjaga kebersihan
Rasulullah
SAW selalu bersih dan rapi. Setiap Kamis atau Jumat, Beliau mencuci
rambut halus di pipi, memotong kuku, bersikat dan memakai parfum.
“Mandi
pada hari Jumat adalah sangat dituntut untuk setiap orang dewasa.
Demikian pula menggosok gigi dan pemakai harum-haruman. “(HR. Muslim)
3. Makan sekadar yang perlu
Sabda
Rasulullah SAW yang artinya: “Kami adalah satu kaum yang tidak makan
sebelum lapar dan bila kami makan tidak terlalu banyak (tidak sampai
kekenyangan).” (Muttafaq Alaih)
Dalam
tubuh manusia ada tiga ruang untuk tiga benda: Sepertiga untuk udara,
sepertiga untuk air dan sepertiga lainnya untuk makanan.
Bahkan
ada satu pendidikan khusus untuk umat Islam yaitu dengan berpuasa pada
Ramadan untuk menyeimbangkan kesehatan selain Nabi selalu berpuasa
sunat.
4. Gemar berjalan kaki
Rasulullah
SAW berjalan kaki ke masjid, pasar, medan jihad dan mengunjungi rumah
sahabat. Bila berjalan kaki, keringat pasti mengalir, pori terbuka dan
peredaran darah berjalan lancar.
Ini
penting untuk mencegah penyakit jantung. Dibandingkan kita sekarang
yang lebih nyaman menaiki kendaraan. Kalau mau meletakkan kendaraan,
harus parkir persis di depan tempat yang ingin kita pergi. Maksudnya
tidaklah seandainya tujuan yang kita pergi itu jauhnya 30 kilometer
harus berjalan kaki, cuma jika tempat “parkir” mobil agak jauh sedikit
dari tempat yang dituju, ambillah peluang ini untuk “berolahraga”.
5. Tidak pemarah
Nasihat
Rasulullah ‘jangan marah’ diulangi sampai tiga kali. Ini menunjukkan
hakikat kesehatan dan kekuatan Muslim bukanlah terletak pada jasad,
tetapi lebih kepada kebersihan jiwa.
Ada
terapi yang tepat untuk menahan perasaan marah yaitu dengan mengubah
posisi ketika marah, bila berdiri maka harus kita duduk dan ketika
sedang duduk, maka harus berbaring.
Karena
marah itu dari setan dan setan itu asalnya dari api, maka segeralah
mengambil wudhu dan shalat dua rakaat untuk mendapatkan ketenangan serta
menghilangkan kegelisahan di hati.
6. Optimis dan tidak berputus asa
Sikap
optimis memberikan efek emosional yang mendalam bagi kelapangan jiwa
selain harus banyakkan sabar, istiqamah, bekerja keras serta tawakal
kepada Allah SWT.
7. Tidak pernah iri hati
Untuk
menjaga stabilitas hati dan kesehatan jiwa, semestinya kita harus
menjauhi dari sifat iri hati. “Ya Allah, bersihkanlah hatiku dari
sifat-sifat mazmumah dan hiasilah diriku dengan sifat-sifat mahmudah.”
8. Pemaaf
Pemaaf
adalah sifat yang sangat dituntut untuk mendapatkan ketentraman hati
dan jiwa. Memaafkan orang lain membebaskan diri kita dari dibelenggu api
kemarahan.
Jika kita marah, maka marah itu melekat pada hati. Justru, jadilah seorang yang pemaaf karena yang pasti badan sehat.
Bagaimanapun besar dan megahnya rumah akan tetapi jika belum
ada tangisan bayi maka seakan-akan belum lengkap, bahkan terkesan rumah
tersebut sepi dan kurang ramai. Ada beberapa pasangan yang menadapat
ujian belum memperoleh keturuanan dalam jangka waktu yang cukup lama,
hal ini cukup membuat mereka bersih bahkan ada yang putus asa. Berikut
sedikit pembahasan agar mudah mendapatkan keturunan.
Suami-istri Saling mendukung dan tidak saling menyalahkan
Saling menyalahkan atau saling curiga bukanlah solusi yang memecahkan
kebuntuan. Dan Bukanlah tindakan yang bijak jika keduanya sama-sama
mencari kambing hitam, apalagi sampai bercerai. Lebih-lebih sang suami
menyalahkan istri karena tidak bisa memberi keturunan. Pada studi
epidemiologi kasus, kesulitan hamil sepertiga karena wanita, sepertiga
pada laki-laki dan sepertiga gabungan keduanya. Dengan adanya
ilmu kedokteran modern sekarang, maka dapat diketahui siapakah yang
bermasalah sistem reproduksinya sehingga menyebabkan mandul atau
infertil. Hendaknya keduanya sama-sama mendukung dan memeriksakan diri,
sehingga bisa diberikan terapi yang sesuai dengan diagnosa.
Pemeriksaan yang dilakukan kepada suami:
Pemeriksaan fisik , psikis dan riwayat penyakit
analisis sperma untuk mengetahui kualitas dan kuantitas sperma
Pemeriksaan hormon.
Sedangkan pemeriksaan kepada istri berupa:
Pemeriksaan fisik , psikis dan riwayat penyakit
normalnya proses ovulasi dengan memeriksa darah dan hormon
mencari penghalang di rahim dengan salah satu berikut:
-USG untuk mengetahui tumor, kitsa atau kanker
-Histerosalpingografi (HSG) yaitu dengan memasukan cairan
khusus ke rahim melalui vagina. Cairan akan tampak pada foto rontgen.
Jika terdapat sumbatan maka pergerakan cairan akan terhenti.
-Laparoskopi yaitu menggunakan alat untuk melihat keadaan bagian dalam rongga perut, melihat kondisi ovarium, saluran tuba dan rahim.
Mengetahui dan mencari informasi mengenai infertilitas dan masalah reproduksi
Secara kedokteran infertilitasadalah menurunnya atau
hilangnya kemampuan menghasilkan keturunan. Primary terjadi pada pasien
yang tidak pernah hamil. Secondary pada pasien yang sebelumnya pernah
hamil. (Kamus Kedokteran Dorland hal. 1096, Edisi 29, EGC, Jakarta)
Infertilitas yaitu Tidak hamil setelah 12 bulan melakukan
hubungan intim secara rutin (1-3 kali seminggu) dan bebas kontrasepsi
bila perempuan berumur kurang dari 34 tahun.
Jadi jangan terburu-buru menilai mandul. jika jarang bertemu dan
sering berpisah kemudian selang-seling memakai hormon kontrasepsi, maka
belum bisa didiagnosa infertilitas alias mandul.
Penyebab terhalangnya kehamilan
Secara ringkas sebab tidak terjadinya kehamilan pada point-point berikut:
Harus ada sel telur yang berasal dari indung telur atau ovarium.
Sel telur harus bergerak menuju rahim melalui saluran tuba dan tidak tersumbat
Dalam perjalanan ini, sel sperma dari laki laki harus mampu mencapai dan membuahi sel telur.
Telur yang sudah dibuahi kemudian harus menempel pada dinding rahim bagian dalam. Bukan di luar rahim
Beberapa usaha yang bisa ditempuh (sebab qadari)
Sebab dalam pengertian syariat ada dua:
1.sebab syari,
Belum tentu sesuai dengan kaidah sebab-akibat logika manusia akan
tetapi syariat menetapkan bahwa ia adalah sebab, misalnya dengan
istigfar akan mempermudah kehidupan
2.sebab qadari
Syaitu hukum sebab-akibat yang sesuai logika dan penelitian manusia
Misalnya, api panas dan membakar, api mati disiram oleh air.
Dalam kesempatan kali ini kita akan membahas mengenai sebab qadari yang harus ditempuh agar memperoleh anak.
Sebab qadari dengan thibbun nabawi dan cara tradisional
Kami tidak mempunyai basic mengenai hal ini. Dari
beberapa sumber yang kami dapatkan, ada anjuran agar mengkonsumsi ramuan
madu asli habbatussauda, serbuk royal jelly, ginseng, bee propolis,
fenugreek , serbuk bunga kurma madinah. sedangkan dengan cara
tradisional, maka menawarkan banyak sekali ramuan jamu dan tanaman khas
tradisional yang berkhasiat.
Silahkan melakukan usaha dengan langkah seperti ini, jika anda yakin
dan telah melihat banyak buktinya. Mengenai hal ini, kami yang mempunyai
basic kedokteran, usaha tersebut intinya adalah bagaimana agar
sel telur bisa dibuahi oleh sperma. Setahu kami cara tersebut adalah
cara umum dan kurang spesifik. Cara umum yang kami maksud adalah
misalnya dengan mengkonsumsi ramuan tersebut, maka bisa meningkatkan
stamina, energi, kebugaran, memperlancar peredaran darah, dan
menyuburkan kandungan serta meningkatkan kualitas dan kuantitas sperma.
sebab Sebab qadari dengan kodokteran modern
sesuai dengan basic ilmu kami, maka kami akan berpanjang lebar mengenai hal ini. Berikut beberapa usaha yang bisa ditempuh.
A.menerapkan pola hidup sehat
Ini adalah hal mutlak yang harus dilakukan, hal ini kami rasa tidak
perlu dijelaskan dengan panjang lebar karena setiap orang minimal pasti
tahu bagaimana dengan pola hidup sehat yang berkaitan dengan makanan,
pekerjaan, istirahat, psikis, stress dan aktifitas.
Hanya saja yang perlu kami tekankan bahwa ada beberapa aktifitas dan pola hidup khusus yang bisa menghalangi kehamilan.
Misalnya pada pria:
-memakai celana dalam yang terlalu ketat
-bekerja sebagai sopir dan sejenisnya yang terlalu lama
-bekerja didaerah dengan radioaktif yang tinggi
Misalnya pada wanita:
-terlalu sering membersihkan kelamin dengan pembersih khsusus/ merk tertentu
-sangat banyak mengkonsumsi kafein, penelitiannya wallahu a’lam, bisa menekan produksi hormon dan mengurangi aliran darah ke alat reproduksi
Dan banyak hal lainnya. Silahkan anda mencarinya di sumber-sumber terpercaya.
B.Melakukan cara berhubungan yang ideal untuk mendapatkan anak 1. Berhubungan saat masa subur istri
sel telur yang matang hanya hidup selama 24 jam sedangkan sperma bisa
hidup 48-72 jam dalam rahim. Oleh karena itu, sebaiknya berhubungan
sebelum saat ovulasi atau melakukannya pada saat perkiraan waktu subur
istri.
Masa subur istri dapat diperkirakan dengan salah satu cara yaitu
dengan penanggalan. Masa subur istri adalah 14 hari setelah hari pertama
menstruasi.
Misalnya:
Hari pertama menstruasi adalah tanggal 1 oktober. Maka perkiraan
tanggal suburnya adalah tanggal 14 Oktober. Maka lakukanlah hubungan
badan sehari sebelum dan sehari sesudahnya yaitu tanggal 13, 14 dan 15
Oktober.
Contoh lain:
Hari pertama menstruasi tanggal 5 Oktober, maka perkiraan hari subur
adalah tanggal 19. . Maka lakukanlah hubungan badan pada tanggal 18, 19,
dan 20 Oktober.
Kemudian dianjurkan bagi mereka yang terbukti memiliki kualitas dan
kuantitas sperma yang rendah agar tidak melakukan hubungan badan 2-3
hari sebelum berhubungan pada saat masa subur. Jadi pada contoh diatas,
sebaiknya menunda berhubungan badan tanggal 10, 11, dan 12 Oktober. Hal
ini agar sperma yang yang keluar pada saat berhubungan di masa subur
jumlahnya agak banyak dan lebih berkualitas.
Bagaimana dengan yang siklus haidhnya tidak teratur?
Bisa menggunakan metode lain untuk mengetahui masa subur yaitu:
-metode lendir yaitu wanita subur jika lendir vagina agak kental,
cara mengetahuinya dengan memasukkan sedikit ibu jari dan telunjuk ke
vagina, kemudian ada lendirnya dan merenggangkan ibu jari dan telunjuk.
Jika lendirnya masih menyatu ketika dipisahan oleh kedua jari, berarti
kental dan ini adalah waktu subur.
-metode suhu yang menyatakan bahwa wanita yang subur mengalami
kenaikan suhu 0,5-1 derajat. Metode ini mengukur suhu setiap hari ketika
bangun tidur dan mencatatnya dikalender kemudian akan menjadi sebuah
pola. 2. Frekuensi berhubungan
ini sangat bergantung dengan banyak faktor, teorinya karena masa
subur masih sekedar perkiraan, maka semakin sering berhungan semakin
besar kemungkinan hamil. Akan tetapi tidak semua laki-laki mampu setiap
hari atau ada laki-laki yang kualitas dan kuantitas spermanya rendah.
Jika demikian, maka hendaknya tidak melakukan hubungan badan 2-3 hari
sebelum berhubungan pada saat masa subur. 3. Usahakan istri mengalami puncak kepuasan
Jika seorang wantia mencapai puncak kepuasan, maka akan membentuk
suasana basa pada vagina yang sebelumnya asam. Sperma lebih baik pada
kondisi basa. Mengenai caranya anda lebih mengetahuinya, karena
sebagimana penjelasan para ulama bahwa hal ini adalah tabiat dan naluri
manusia sehingga tidak perlu di jelaskan dengan sangat rinci dan detail
yang akhirnya mengeluarkan kata-kata yang kurang pantas didengar bagi
orang umum dan mereka yang belum layak.
Sedikit ilmu mengenai hal ini, berpegang dengan prinsip yang
diajarkan oleh Islam. Yaitu kita jangan seorang laki-laki berhubungan
dengan istrinya sebagaimana binatang, yaitu tanpa pemanasan/foreplay/mula’abah.Dan
memang teori kedokterannya bahwa” wanita itu lama mencapai puncak dan
lama juga merasakan nikmatnya ketika mencapai puncak”. Dan mula’abah seperti cumbuan dan rayuan diajarkan oleh Islam.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda kepada Jabir radhiallahu ‘anhu ketika dia menikah dengan janda,
”Kenapa tidak gadis (yang engkau nikahi) sehingga engkau bisa mencumbunya dan dia mencumbumu?” (HR. Bukhari dan Muslim) dan dalam riwayat Muslim:”Engkau bisa mencandainya dan dia mencandaimu?” 4. Posisi berhubungan yang ideal
Yang kami maksud adalah posisi pada saat sperma ditumpahkan ke dalam
vagina. Dan posisi idealnya adalah istri di bawah dan suami di atas.
Adapun posisi saat berhubungan badan, maka terserah bagaimana saja asal
masih manusiawi dan tidak memaksakan.
Allah Ta’ala berfirman,
نساؤكم حرث لكم فأتوا حرثكم أنى شئتم
“Para istri kalian adalah ladang bagi kalian. Karena itu, datangilah ladang kalian, dengan cara yang kalian sukai.” (Al-Baqarah:223)
Kemudian yang perlu kita perbaiki bersama, sekali lagi bahwa ulama
menjelaskan bahwa hal ini adalh naluri dan tabiat manusia, tidak perlu
dijelaskan dengan sangat rinci dan detail, menjelaskan posisi ini,
posisi itu, menjelaskan bagaimana begini dan begitu. Kemudian
menggunakan kata-kata yang kurang pantas didengar dan oleh orang yang
masih belum layak mendengar. Walaupun sudah ditulis “bagi yang belum
cukup umur, dilarang membaca”. Maka kita katakan bahwa sesuatu yang
dilarang itu malah memancing orang untuk tahu. Sebagaimana pepatah Arab,
كل ممنوع مرغوب “setiap yang dilarang umumnya diinginkan/dicari” 5. Sebaiknya Jangan banyak bergerak sesaat setelah berhubungan
Posisi istri hendaknya tetap berbaring sejenak sekitar 5-10 menit,
kemudian lebih bagus lagi jika panggulnya disanggah dengan bantal. Hal
ini bertujuan untuk memberi waktu sejenak untuk sperma berenang menuju
rahim.
Sambil menunggu bisa digunakan untuk berbincang-bincang mesra dan
hangat dengan istri dalam pelukan. Karena istri sangat tidak suka, jika
selsai berhubungan langsung ditingal begitu saja sehingga terkesan
[maaf] “dipakai kemudian dibuang”.
6. Jangan memakai pelumas
Karena pelumas umumnya bisa merusaka suasana vagina dan bisa mrusak
sperma. Selain itu pelumas juga bisa menghalangi jalannya sperma menuju
rahim.
C.Mengobati sebab dan penyakit yang menyebabkan infertilitas
Sebagaimana yang kami jelaskan sebelumnya bahwa ada beberapa penyebab
dan penyakit yang bisa menyebabkan infertilitas.maka hal ini perlu
diobati ke ahlinya baik dokter spesialis kandungan [obsgyn] atau dokter
spesialis Andrologi [reproduksi pria] atau ke tabib tradisional yang
sudah berpengalaman dan diakui ilmunya, selama tidak mengandung unsur
ritual kesyirikan, tahayul dan mitos tidak jelas.
D.Terus berusaha selama masih subur walaupun sudah berumur
Ada teori kedokteran yang mengatakan bahwa kehamilan khususnya bagi
wanita yang berumur di atas 35 tahun bisa beresiko dan dianjurkan agar
tidak hamil. Sehingga keluarlah komentar seperti,
“saya sudah menyerah mendapatkan anak, saya sudah berumur 35 tahun lebih”
Kami kurang setuju dengan hal ini menurut ilmu yang ada pada kami.
Pendapat ini kurang benar seutuhnya, yaitu tidak dianjurkan hamil ketika
berusia 35 tahun lebih. Karena Allah menciptakan wanita bisa hamil
sampai ia menopause. Dan usia menopause wanita umumnya 40-45 tahun.
Tidak mungkin Allah menjadikan wanita bisa hamil sampai usia 40 tahun
kemudian akan menyebabkan banyak resiko. Sedangkan Allah menciptakan dan
mentakdirkan segala sesuatu yang disyariatkan pasti mengandung kebaikan
dan kemashlahatan bagi hambanya. Dan kehamilan adalah sarana untuk
melaksanakan anjuran syariat agar memperbanyak keturunan. Jadi selama
belum berhenti kesuburan atau belum menopause, maka wanita layak dan
bisa hamil.
Mengenai hal ini syaikh Abdurrahman bin Nashir As-Sa’di rahimahullah berkata dalam risalahnya,
الدين مبني على المصالح
في جلبها و الدرء للقبائح “agama dibangun atas dasar berbagai kemashlahatan Mendatangkan mashlahat dan menolak berbagai keburukan”
Kemudian beliau menjelaskan,
ما أمر الله بشيئ, إلا فيه من المصالح ما لا يحيط به الوصف “Tidaklah Allah memerintahkan sesuatu kecuali padanya terdapat berbagai mashlahat yang tidak bisa diketahui secara menyeluruh” (Risaalah fiil Qowaaidil fiqhiyah hal. 41, Maktabah Adwa’us salaf)
Memang usia yang menua seperti usia 40 tahun, badan tidak seperti
muda lagi dan segar tetapi bukan berarti menjadi sebuah penghalang besar
untuk tidak bisa hamil sehingga tidak dianjurkan. Kemungkinan teori
kedokteran bahwa umur 35 tidak dianjurkan hamil karena disesuaikan
dengan zaman ini dan pola hidup zaman ini, misalnya wanita yang ikut
bekerja diluar menjadi wanita karir, sehingga tidak bisa menjaga
kehamilan, mengalami kecapekan dan stress.
Kita bisa lihat bukti bagaimana orang-orang dahulu, misalnya nenek
kita yang mempunyai anak 8-10 orang dimana jarak kehamilan bisa 15-20
tahun, yang berarti mereka hamil ketika usia 35 tahun ke atas. Namun
mereka berhasil melahirkan anak dan tetap sehat. Hal ini karena pola
hidup sehat mereka dan istirahat yang cukup ketika hamil karena tidak
ada kantor/instansi yang memaksa masuk kerja. Maka saran kami hendaknya
wanita yang hamil tidak bekerja diluar rumah jika beban kerja yang berat
dan banyak tekanan.
E.Mengunakan obat medis penambah kesuburan
Mungkin ini bisa dibilang salah satu jalan terakhir. Setahu kami
salah satu obat medis yang bisa menambah kesuburan laki-laki dan wanita
adalah Clomifene Citrate dengan berbagai merek dagang seperti Blesifen, Fensipros, Fertilphene, Fertin, Genoclom dan lain-lain.
Akan tetapi sebaiknya konsultasi kepada dokter sebelum menggunakan
obat ini, karena obat ini akan digunakan jangka panjang, misalnya
laki-laki akan mengkonsumsinya selama 40-90 hari. Akan berefek di ginjal
dan hati yang memetabolisme obat tersebut. Jika hati dan ginjal tidak
bermasalah maka obat ini bisa digunakan. Selain itu ada
kontraindikasinya seperti kerusakan hati, kista, gangguan metabolisme
bilirubin, disfungsi tiroid dan lain-lain. (lengkapnya lihat di MIMS)
Sekali lagi kami tegaskan bahwa tidak ada obat yang menjamin 100%
pasti berhasil dan tidak ada obat yang tidak memiliki efek samping. Ini
adalah pilihan, ada hasil pasti ada resiko. Sebagaimana dalam bisnis dan
jual-beli, ada untung pasti ada resiko kerugian yang ditanggung.
Selaras dengan kaidah fiqhiyah.
الغرم بالغنم “kerugian itu dibalas dengan keuntungan”
Demikianlah yang bisa kami bahas semoga bermanfaat
Pertanyaan : Assalamualaikum… Mau bertanya mengenai orang yang katanya bisa
menyembuhkan beberapa penyakit dengan cara memijitnya menggunakan
telur. ketika saya tanya orang itu menjawab ini dari ajaran para wali.
saya tahu orang yg dapat menyembuhkan tersebut merupakan dari ajaran
TQN. mohon infonya secara syariat di benarkan atau tidaknya pengobatan
dengan cara seperti itu. Wassalamu ‘alaikum.. (Kartika) Jawaban: Wa’alaikum salam wa rahmatullahi wa barakatuh.
Terima kasih atas pertanyaan yang Anda ajukan. Perlu diketahui, dalam
menempuh sebab mencari kesembuhan dengan berobat, sebab yang diambil
harus terbukti secara syar’i maupun secara kauni.
Yang dimaksud terbukti secara syar’i, sebab tersebut disebutkan oleh syariat sebagai sebab kesembuhan, baik disebutkan dalam Al Qur’an maupun hadits yang shahih. Termasuk sebab syar’i dalam pengobatan, misalnya dengan minum madu dan bekam. Manfaat madu dalam memberikan kesembuhan disebutkan Allah Ta’ala dalam firman-Nya,
“Dari perut lebah itu ke luar minuman (madu) yang bermacam-macam
warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia “ (An Nahl:69).
Dalam hadits yang shahih, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“ Kesembuhan ada dalam tiga perkara , minum madu, pada sayatan
pisau bekam, dan pengobatan kay menggunakan api. Namun aku melarang dari
umatku berobat dengan kay “ (H.R. Bukhari)
Adapun yang dimaksud terbukti secara kauni, sebab tersebut
terbukti secara penelitian maupun pengalaman dapat bermanfaat untuk
pengobatan. Misalnya pemberian obat paracetamol dapat menyembuhkan
gejala penyakit demam, atau pemberian antibiotik dapat menyembuhkan
infeksi bakteri, dan sebagainya.
Apabila tidak terbukti secara syar’i atau kauni, maka
tidak boleh berobat dengan sebab tersebut. Termasuk dalam hal ini
berobat dengan memijat menggunakan telur. Jenis pengobatan ini tidak
terbukti secara syar’i. Tidak ada keterangan dari Al Qur’an dan
hadits shahih yang menjelaskan tentang hal tersebut. Begitu pula tidak
terbukti secara kauni. Tidak ada satupun keterangan dari ahli
medis yang menjelaskan bahwa memijat dengan menggunakan telur dapat
menyembuhkan beberapa penyakit. Jadi, karena tidak terbukti secara syar’i maupun kauni,
maka tidak boleh bagi seseorang untuk mengambil sebab tersebut untuk
pengobatan, meskipun hal tersebut diklaim sebagai pengobatan ajaran para
wali. Wallahu a’lam.
Pertanyaan:
assalamualaikum. wr wb dokter, bagaimana cara yg baik untuk menunda
kehamilan, dikarenakan istri masih kuliah. terimakasih wassalamualaikum
jawaban:
ada beberapa cara dan metode untuk menunda kehamilan yaitu dengan KB.
Akan tetapi KB harus disesuaikan dengan keadaan orang dan waktunya,
yang lebih penting tidak melanggar syariat karena beberapa metode KB ada
yang diharamkan dan ada yang boleh/mubah. KB ditinjau dari tujuannya
Ada dua macam:
Jelas hukumnya terlarang karena bertentangan ajaran Islam. Baik
dengan alasan tidak bisa mencari rezeki ataupun susah dan tidak mau
repot mengurus anak.
Allah Ta’ala berfirman,
وَجَعَلْنَاكُمْ أَكْثَرَ نَفِيراً Dan Kami jadikan kelompok yang lebih besar. [Al-Isra’: 6]
Dan jumlah yang banyak adalah karunia semua kaum. Kaum Nabi Syu’aib ‘alaihissalam diperingati tentang karunia mereka,
وَاذْكُرُواْ إِذْ كُنتُمْ قَلِيلاً فَكَثَّرَكُمْ Dan ingatlah di waktu dahulunya kamu berjumlah sedikit, lalu Allah memperbanyak jumlah kamu. [Al-A’raf: 86]
عن أنس بن مالك قال كَانَ رَسُوْلُ اللهِ صلى الله عليه وسلم يَأْمُرُ
بِالبَاءَةِ وَيَنْهَى عَنِ التَّبَتُّلِ نَهْيًا شَدِيْدًا وَيَقُوْلُ
تَزَوَّجُوْا الْوَدُوْدَ الْوَلُوْدَ فَإِنِّي مُكَاثِرُ الْأَنْبِيَاءِ
يَوْمَ الْقِيَامَةِ Anas bin Malik berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alihi wa sallam
memerintahkan untuk menikah dan melarang keras untuk membujang dan
berkata, “Nikahilah wanita yang sangat penyayang dan yang mudah
beranak banyak karena aku akan berbangga dengan kalian dihadapan para
nabi pada hari kiamat ”[1]
2. [تنظيم النسل] tandzimun nasl/mengatur jarak kelahiran
Hal ini boleh jika dengan alasan kesehatan dan berdasarkan saran dari
dokter yang terpercaya, karena jika sudah jelas berdasarkan fakta dan
penelitian bahwa itu berbahaya maka tidak boleh dilakukan. Allah Ta’ala berfirman,
“Janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan,
dan berbuat baiklah, karena sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang
berbuat baik.” [Al-Baqarah: 195]
Segelintir ikhwan-akhwat yang mengharamkan secara mutlak KB dan
ditambah kurang paham tentang bagaimana mengatur jarak kelahiran.
Sehingga tidak jarang kita mendengar berita ada ikhwan yang istrinya
mengalami rupture rahim/ rahimnya jebol atau harus operasi
caesar atau minimal bayinya kurang sehat dan harus dirawat intensif di
NICU [Neonatal Intensif Care Unit] dan membutuhkan biaya yang tidak
sedikit. Hal ini bisa disebabkan jarak kehamilan yang sangat dekat
kemudian ditambah lagi kondisi istri yang kurang begitu baik atau sedang
mengidap penyakit tertentu.
Berikut Fatwa Majma’ Fikh AL-Islami mengenai KB,
أولاً: لا يجوز إصدار قانون عام يحد من حرية الزوجين في الإنجاب.
ثانياً: يحرم استئصال القدرة على الإنجاب في الرجل أو المرأة، وهو ما يعرف
بـ(الإعقام) أو (التعقيم)، ما لم تدعو إلى ذلك الضرورة بمعاييرها الشرعية.
ثالثاً: يجوز التحكم المؤقت في الإنجاب بقصد المباعدة بين فترات الحمل، أو
إيقافه لمدة معينة من الزمان، إذا دعت إليه حاجة معتبرة شرعاَ، بحسب تقدير
الزوجين عن تشاور بينهما وتراض بشرط أن لا يترتب على ذلك ضرر، وأن تكون
الوسيلة مشروعة، وأن لا يكون فيها عدوان على حمل قائم.
1.tidak boleh mengeluarkan Undang-Undang agar membatasi kebebasan suami-istri untuk memperoleh keturunan
2.diharamkan melakukan pemotongan/penghilangan kemampuan memiliki
keturunan yaitu yang dikenal dengan steril (vasektomi/tubektomi). Hal
tersebut dilakukan jika (darurat) sesuai dengan kaidah standar syariat
3.boleh mengontrol sementara dalam memperoleh keturunan dengan
tujuan mengatur jarak kehamilan atau menghentikan sementara kehamilan
pada jangka waktu tertentu. Jika ada hajat yang sesuai dengan tolak
ukur syariat. Sesuai dengan kemampuan suami-istri, musyawarah dan saling
ridha mereka. Tidak juga menimbulkan bahaya. Hendaknya sarananya juga
sesuai dengan syariat dan tidak ada tindakan yang membahayakan
kehamilan.[2]
KB ditinjau dari metodenya
Ada yang halal dan haram sesuai dengan apakah metodenya bertentengan
dengan syariat Islam atau tidak, seperti menimbulkan bahaya yang lebih
besar atau melanggar syariat Islam. 1.Metode yang BOLEH
-Metode penanggalan
Yaitu mengetahui masa subur istri. Masa subur istri adalah 14 hari setelah hari pertama menstruasi.
Masa subur adalah dimana ovum/sel telur wanita telah matang dan siap
untuk dibuahi. Para ahli mengambil kemungkinan empat hari sesudah
ataupun sebelumnya bisa terjadi masa subur. Catatan: metode ini hanya boleh dilakukan oleh wanita yang haidhnya teratur tiap bulannya
Hal ini boleh karena metodenya alami dan sebaiknya dikombinasi dengan metode lainnya.
-Metode coitus interuptus/ ‘Azl
Metode ini sudah dikenal di masa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Ibnu Hajar Al-Asqalaniy rahimahullah menukil bab dalam shahih Bukhari menjelaskan tentang ‘Azl,
باب العزل أي النزع بعد الإيلاج لينزل خارج الفرج
“Bab tentang Al-‘Azl yaitu mencabut (penis) setelah penetrasi agar (air mani) tertumpah di luar farji/vagina”[3] Hukum ‘Azl ada perselisihan diantara ulama, namun pendapat terkuat adalah mubah. Dengan beberapa dalil.
Perkataan sahabat Jabir radhiallahu ‘anhu
كنا نعزل على عهد النبي صلى الله عليه وسلم. “Kami (para shahabat) melakukan ‘azl di jaman Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam”[4]
-Metode barier/kondom
Kondom bisa kita kiaskan dengan ‘Azl karena alasan/illat adalah mencegah tertumpahnya sperma ke dalam rahim. Maka hukumnya juga mubah. Karena penggunaan kondom bisa menggantika ‘Azl. Sesuai dengan kaidah fiqhiyah,
حكم البدل حكم المبدل منه
“hukum pengganti sama dengan hukum yang digantikan”
Jika tidak bisa menahan saat akan ejakulasi dengan ‘Azl, maka bisa menggunakan kondom. Kodom bisa digunakan pada rentang waktu yang tidak boleh menumpahkan sperma ke rahim.
-metode lendir dan suhu
Metode ini kurang praktis dan agak sedikit rumit
yaitu wanita subur jika lendir vagina agak kental, cara mengetahuinya
dengan memasukkan sedikit ibu jari dan telunjuk ke vagina kemudian ada
lendirnya dan merenggangkan ibu jari dan telunjuk. Jika lendirnya masih
menyatu ketika dipisahan oleh kedua jari, berarti kental dan ini adalah
waktu subur
sedangkan metode suhu yang menyatakan bahwa wanita yang subur
mengalami kenaikan suhu 0,5-1 derajat. Metode ini mengukur suhu setiap
hari ketika bangun tidur dan mencatatnya dikalender kemudian akan
menjadi sebuah pola. Menurut kami ini tidak praktis. Catatan: metode ini sebaiknya jangan dijadikan sebagai metode utama, hanya sebagai pendukung
-metode hormon baik dengan obat dan suntik KB Sebaiknya metode ini baru digunakan jika metode di atas (penanggalan, kondom dan ‘azl )tidak bisa digunakan atau tidak sanggup dilakasanakan.
Karena ini metode yang sudah ada intervensi lain kepada tubuh. Belum
lagi ada pendapat dikalangan medis bahwa penggunaan Obat dan suntikan KB
berupa hormon estrogen dan progesteron bisa memacu kanker (walaupun
sampai sekarang masih belum pasti dan perlu penelitian jangka panjang)
Kita perlu mengingat haditsRasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam bahwa haid dan nifas adalah ketetapan/kodrat wanita. Sebaiknya kita tidak melawan kodrat kita.
فَإِنَّ ذَلِكَ شَىْءٌ كَتَبَهُ اللَّهُ عَلَى بَنَاتِ آدَمَ
“Sesungguhnya, haid adalah ketetapan/kodrat yang Allah tetapkan bagi para wanita keturunan Adam.”[5]
-metode Alat Kontrasepsi Dalam Rahim [AKDR] misalnya spiral
secara medis insya Allah tidak merusak rahim sehingga tidak haram.
Hanya sebgai pencegah atau mematikan sperma ketika hendak masuk ke
rahim. Tetapi hendaknya diperhatikan bahwa ini akan membuka aurat
wanita. Jika yang memasang dokter kandungan laki-laki jelas haram jika
masih ada dokter wanita atau bidan. Sebenarnya wanitapun tidak boleh
melihat aurat sesama wanita begitu juga laki-laki. Tetapi karena ini
adalah satu-satunya jalan.
Kami tetap menyarankan memakai metode non-invasif (penanggalan, kondom dan ‘azl )jika ia sanggup.
2.Metode yang HARAM vasektomi dan tubektomi
istilah awam disebut Steril, yaitu metode yang membuat laki-laki atau wanita tidak bisa mempunyai anak untuk selama-lamanya dengan metode operasi tertentu.
Jelas metode ini adalah haram karena membuat laki-laki dan wanita
tidak bisa membuat keturunan selamanya. Dan ini termasuk menggubah
ciptaan Allah dan keluar jauh dari tujuan penciptaannya yaitu untuk
memperoleh keturunan. Kita telah jelaskan dalil mengenai perintah agar
memperbanyak keturunan. Kemudian ini juga ditempuh dengan metode operasi
yang melakukan invasif pada tubuh dengan alasan yang kurang benar.
Prof. Dr. Sarlito Wirawan Sarwono (Foto: internet) Koran Sindo, Minggu, 15 Mei 2011 – Setelah kasus
Otak Tengah, yang akhir-akhir ini sering ditanyakan kepada saya adalah
tentang tes Sidik Jari untuk mengetahui kepribadian anak.
Saya, yang sudah 43 tahun malang-melintang di dunia psikologi, belum
pernah tahu sebelumnya tentang keberadaan tes tersebut dan tidak mau
ambil pusing. Paling-paling penipuan lagi, pikir saya. Tetapi, beberapa
hari yang lalu anak saya, yang kebetulan juga psikolog, bercerita kepada
saya bahwa dia diajak temannya (baca: dikejar-kejar) untuk bergabung
dengan usaha dia dalam usaha tes Sidik Jari. “Lumayan,” kata temannya
itu. Captive market-nya ibu-ibu yang punya anak kecil dan
sekolah-sekolah. Biayanya Rp500.000 per anak.
Sebagai psikolog profesional, anak saya meragukan validitas dan
reliabilitas (keabsahan dan kesahihan) tes itu. Apalagi dengan job dan
statusnya yang sudah mapan dan gajinya yang sudah berlipat-lipat di atas
UMR, dia tidak mau ambil risiko. Karena itu, ia minta pendapat saya.
Saya langsung saja menyatakan bahwa saya pun tidak percaya, tetapi saya
penasaran. Maka saya pun browsing semua jurnal psikologi (hampir seluruh
dunia yang berbahasa Inggris) yang bisa diakses oleh mesin searcher
dari Asosiasi Psikologi Amerika (APA) di mana saya menjadi salah satu
anggotanya.
Hasilnya menakjubkan, sekira 40.000 tulisan yang mengandung kata
“finger print” Langsung saya cari judul-judul yang kira-kira terkait
sidik jari dalam hubungannya dengan bakat, kepribadian, atau kecerdasan
anak.
Hasilnya: NIHIL! Sedangkan kalau saya gunakan kata kunci
Dermatoglyphic (Dermato artinya kulit, Glyphs artinya ukiran, jadi kulit
yang berukiran) ada satu keluaran, yaitu tulisan berjudul
“Neurodevelopmental Interactions Conferring Risk for Schizophrenia: A
Study of Dermatoglyphic Markers in Patients and Relatives”, oleh Avila,
Matthew T; Sherr, Jay; Valentine, Leanne E; Blaxton, Teresa A; Thaker,
Gunvant K dalam Schizophrenia Bulletin, Vol 29 (3), 2003, halaman 595-
605. Jadi tulisan yang satu ini pun hanya tentang hubungan antara gejala
sakit jiwa schizofrenia (dipercaya sebagai penyakit turunan) dengan
pola sidik jari (juga merupakan bawaan).
Sebaliknya, dari Google, saya mendapat banyak sekali keluaran setelah
memasukkan kata kunci “sidik jari”, bahkan ada website-nya. Hampir
semua bercerita tentang keilmiahan metode analisis kepribadian dengan
tes Sidik Jari ini. Bahkan ada iklan promo yang menawarkan tes Sidik
Jari “hanya” Rp375.000 per anak. Sisanya adalah testimoni dari
orang-orang yang pernah mencoba tes yang katanya pelaksanaannya sangat
mudah. Sedangkan salah satu kalimat promosi mereka adalah bahwa
“Analisis sidik jari memiliki tingkat akurasi lebih tinggi daripada
metode pengukuran lain. Klaim akurasi 87%”. Luar biasa kalau tes itu
benar.
Kalau seorang ibu sudah mengetahui seluruh “rahasia” kepribadian
anaknya melalui sidik jari anak, dia tinggal ongkang-ongkang kaki dan
dia hanya perlu mengatur anaknya sesuai petunjuk hasil tes Sidik Jari,
dan anaknya akan menjadi orang yang pandai, jujur, kreatif, berbakti
kepada orang tua, beriman, bertakwa, dan saleh. Lebih senang lagi
anggota Densus 88. Mereka tidak perlu berpayah-payah lagi. Cukup dengan
memeriksa sidik jari, mereka bisa mengidentifikasi pembom bunuh diri,
menangkapnya, dan memasukkannya ke penjara.
Tetapi, faktanya kan tidak seperti itu. Upaya manusia untuk
mempelajari jiwa sudah berawal sejak zaman Socrates, 400 tahun sebelum
masehi, dan melalui perjalanan sejarah yang panjang sekali, serta
mendapat masukan dari berbagai ilmu, termasuk ilmu faal dan kedokteran,
serta matematika. Wilhelm Wundt baru menyatakan, psikologi sebagai ilmu
yang mandiri pada 1879 di Leipzig, Jerman (versi Amerika oleh William
James di sekitar tahun yang sama di Universitas Harvard).
Pascakelahirannya, psikologi berkembang terus, termasuk mengupayakan
berbagai teknik dan metode untuk mengukur berbagai aspek kepribadian,
termasuk tes IQ, minat, sikap, bakat, emosi, dan seterusnya.
Kemajuannya sangat langkah-demi-langkah, tidak ada yang langsung
meloncat, dan sebagaimana ilmu pengetahuan lainnya, setiap kemajuan,
temuan atau kritik selalu dilaporkan dalam jurnal-jurnal dan
seminar-seminar psikologi seluruh dunia. Karena itulah, langkah pertama
saya adalah mengecek jurnal ilmiah psikologi untuk memastikan apakah tes
Sidik Jari ini termasuk metode yang diakui dalam psikologi atau tidak.
Sementara itu, teknik analisis sidik jari juga sudah berkembang sejak
1800-an. Pada 1880 Dr Henry Faulds melaporkan tentang sistem klasifikasi
yang dibuatnya untuk mengidentifikasi seseorang.
Pada 1901 teknik yang disebut daktiloskopi ini digunakan di Inggris,
1902 di Amerika digunakan di kalangan pegawai negeri, 1905 di Angkatan
darat AS, dan sejak 1924 mulai dipakai oleh FBI. Tetapi, semuanya untuk
menentukan identitas fisik seseorang. Misalnya, apakah benar sidik jari
yang ditinggalkan pelaku di TKP (tempat kejadian perkara) perampokan
adalah milik si Fulan. Sebelum ditemukan sistem DNA, daktiloskopi-lah
yang menjadi andalan polisi. Namun, di kemudian hari, teknik analisis
Sidik Jari yang awalnya hanya untuk identifikasi fisik tampaknya
berkembang menjadi teknik identifikasi psikis (kejiwaan) juga.
Ilmuwan Inggris Sir Francis Galton yang masih sepupu Sir Charlis
Darwin adalah penganut teori evolusi. Dia percaya bahwa kepribadian
ditentukan oleh bakat-bakat yang dibawa sejak lahir dan bakat-bakat itu
terukir di sidik jari setiap orang. Maka ia menerbitkan buku Finger
Prints (1888) dan memperkenalkan klasifikasi sidik jari yang dihubungkan
dengan klasifikasi kepribadian. Pasca-Galton tampaknya dermatoglyphs
semakin berkembang dan diyakini sebagai ilmu pengetahuan yang sahih,
lengkap dengan buku-buku, dan jurnal-jurnal “ilmiah” mereka sendiri.
Kalau kita cari di Google, dengan kata kunci dermatoglyphs akan keluar
lebih dari 70.000 informasi, tetapi semuanya diluar komunitas ilmu
psikologi.
Dengan demikian, dermatoglyphs sebenarnya pseudo science (ilmu semu)
dari psikologi. Ilmu semu lain dalam psikologi yang banyak kita kenal
adalah astrologi (banyak di majalah- majalah wanita dan remaja, tetapi
tidak pernah ada di koran SINDO), palmistri (ilmu rajah tangan, yang
ketika saya mahasiswa sering saya pakai untuk merayu mahasiswi-mahasiswi
Fakultas Sastra sambil meraba-raba tangannya), numerologi (meramal atau
menjodohkan orang dengan menggunakan angka-angka tanggal lahir dsb),
tarrot (dengan menggunakan kartu-kartu), dan masih banyak lagi.
Semua itu mengklaim diri sebagai ilmu, lengkap dengan literatur dan
teknik masing-masing, dan memang tampaknya sahih dan canggih betul (ada
yang putus dari pacar gara-gara bintangnya tidak cocok). Tetapi, ada
satu hal yang tidak bisa dipenuhi oleh semua ilmu semu, yaitu tidak bisa
diverifikasi teorinya. Dalam Astrologi misalnya tidak pernah bisa
dibuktikan hubungan antara singa yang galak dan bintang Leo. Apalagi
membuktikan manusia berbintang Leo dengan sifatnya yang galak (banyak
juga cewek Leo yang jinak-jinak merpati,loh!).
Dalam hal ilmu sidik jari sama saja. Tidak bisa diverifikasi
bagaimana hubungannya antara sidik jari (bawaan) dan sifat, minat,
perilaku, apalagi jodoh dan karier, bahkan kesalehan seseorang yang
merupakan hasil dari ratusan variabel seperti faktor sosial, ekonomi,
budaya, pendidikan, lingkungan alam, dan sebagainya, walaupun termasuk
sedikit faktor bawaan. Pandangan bahwa kepribadian ditentukan oleh
faktor bawaan (nativisme) sudah lama ditinggalkan psikologi.
Teori yang berlaku sekarang adalah bahwa kepribadian ditentukan
pengalaman yang diperoleh dari lingkungan. Karena itu, untuk memeriksa
itu diperlukan proses yang panjang (metode psikodiagnostik, assessment)
dan duit yang lumayan banyak. Karenaitu, saya tidak pernah menyarankan
orang untuk ikut psikotes kalau hanya untuk ingin tahu. Buang-buang
duit. Tetapi lebih sia-sia lagi kalau buang duit untuk tes Sidik Jari. SARLITO WIRAWAN SARWONO
Guru Besar Fakultas Psikologi UI